>Tak mau ketinggalan, grup band papan atas Ungu, akan membintangi film berjudul Puple to Love. Rencananya, syuting perdana akan dimulai 23 Februari mendatang.

“Udah reading. Ceritanya drama komedi, ada suspendnya sendiri. Tapi di film ini, nama kita sendiri,” papar basis Ungu, Maki, ditemui di Hardrock Cafe, Jakarta, Rabu (9/2/2011).

Dalam film yang bercerita tentang Ungu, jelas saja mereka memerankan diri sendiri. Meskipun demikian ada naskah yang harus mereka patuhi.

“Purple to Love syuting 23 Februari. Ternyata, reading itu susah banget ya. Yang jadi mentor kita, Kang Didi Petet dan memang susah banget,” imbuh Maki.

Selama proses reading, Ungu merasa serba salah jika tidak bisa memahami penjelasan dari sang mentor. Diakui Maki, Didi Petet memang tidak pernah ngomel.

“Kang Didi enggak pernah ngomel, tapi serba salah saja. Kalau ternyata hasilnya enggak bagus, bagaimana?” tukasnya.

Langkah Ungu membintangi film, sepertinya memang mengikuti jejak Wali Band yang filmnya telah rilis terlebih dahulu. Namun, Wali dan Ungu baru membuat film setelah band mereka berada di papan atas industri tanah air.

Berbeda dengan band Garasi, terbentuk karena mereka membintangi film berjudul Garasi. Sebelum Wali dan Ungu, tercatat Slank juga pernah membintangi film berjudul Generasi Biruk mau ketinggalan, grup band papan atas Ungu, akan membintangi film berjudul Puple to Love. Rencananya, syuting perdana akan dimulai 23 Februari mendatang.

Iklan