Rutinitas yang dilakukan Ungu dalam bermusik juga menimbulkan kejenuhan. Salah satu taktik mereka mengatasi kejenuhan adalah dengan berakting. Wah..!

“Salah satu alasan mengapa kami ambil proyek ini, karena kami butuh sesuatu yang fresh (segar) dan dikerjakan sama-sama. Kebetulan waktunya pas,” jelas Makky ‘Ungu’ di sela-sela istirahat proses reading untuk film Purple in Love di Moviesta Pictures, Bintaro, Jakarta, Kamis (10/2/2011).

Pasha pun menimpali, bak orang kantoran yang didera rutinitas pekerjaan yang sama, Ungu pun merasakan kejenuhan yang sama dengan rutinitas tampil di atas panggung.

“Orang kantor kalau ditanya, pasti jenuhlah. Kami juga kalau ditanya, past ada rasa jenuh, karena rutinitasnya itu itu saja,” ujar vokalis Ungu itu.

Ditambahkan ayah tiga anak yang segera akan melepas masa dudanya bulan depan ini, mengepakkan sayap ke dunia akting hanyalah bersifat menghilangkan rasa jenuh.

“Tapi kami lebih melihat bahasa kerennya refreshing, tapi tidak dihentikan manggungnya,” imbuh Pasha.

Menyinggung soal soundtrack yang akan disertakan dalam film ini, Makky mengatakan seganya masih didiskusikan. Baik Ungu maupun pihak produksi film belum memastikan apakah akan menggunakan lagu-lagu yang telah ada, atau akan membuat lagu baru.

“Tapi saat ini difokuskan di album baru, karena banyak yang representatif sama film ini,” pungkasnya.

Iklan